Remaja Tenggelam di Tao Silalahi Kapospol Silahisabungan Himbau Wisatawan Waspada
Aiptu Marihat Munthe yang merupakan Kapospol Silahisabungan dari Polsek Sumbul, membenarkan peristiwa tersebut. Marihat menuturkan korban yang juga datang berlibur bersama keluarga untuk berlibur ke kawasan wisata di Silahisabungan dengan rombongan sekitar tiga mobil.
Dijelaskan oleh Marihat sesuai dengan keterangan dari keluarga korban peristiwa ini berawal saat korban berenang di tepian danau bersama teman-temannya, akan tetapi tanpa Ia sadari dia telah bergerak ke area yang lebih dalam dan arus yang cukup kuat.
“Menurut Keterangan ibu korban ternyata anaknya tidak terlalu mahir berenang dan korban mengenakan celana panjang dan tanpa pelampung,” Kata Marihat
“Korban juga sempat berteriak meminta tolong ketika mulai kesulitan berenang, sang Ayah yang berada di lokasi panik melihat kondisi anaknya namun tidak dapat menolong karena juga tidak bisa berenang,” Lanjut Marihat
Dikatakan Marihat Pihak keluarga kemudian meminta bantuan pengelola wisata dan relawan setempat.
“Tim gabungan yang terdiri dari relawan serta personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi bersama kepolisian segera melakukan pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian,” Kata Marihat
Dijelaskannya Sekitar setengah jam kemudian, korban berhasil ditemukan di kedalaman kurang lebih 10 meter.
“Ia segera dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Silalahi. Namun setelah diperiksa oleh tenaga medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia,” Imbuh Marihat
Jasad korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang.
Peristiwa ini lanjut Marihat menjadi pengingat bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Danau Toba agar selalu berhati-hati.
“Terutama
saat berenang di area yang memiliki kedalaman dan arus yang tidak terduga,
terlebih bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang yang memadai,” Pungkas
Marihat
(Vin)
