HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Jelang Pesta Budaya Luhutan Bolon Bolahan Amak Tungkir Raja 2026, Rumah Bolon Parsattian Pomparan Op. Tungkir Raja Akan Direvitalisasi

 

Foto Dokumentasi :  Rumah Bolon (Rumah Parsattian) yang berlokasi di Rumah Tanggal, Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan (27/09/2026)

VISITSILAHISABUNGAN — Rumah Bolon atau Parsattian milik pomparan (keturunan) Op. Tungkir Raja dan keturunannya yang berada di Rumah Tanggal, Desa Silalahi III, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, akan dipugar dan direvitalisasi menjelang pelaksanaan Pesta Budaya Luhutan Bolon Bolahan Amak Tungkir Raja Tahun 2026 (27/09/2026).

Rumah Bolon yang telah puluhan tahun terbengkalai tersebut kembali mendapat perhatian dari keluarga besar pomparan Op. Tungkir Raja. Rencana revitalisasi ini diharapkan bukan hanya untuk memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan, kebersamaan, serta menegaskan bahwa keluarga besar pomparan  Op. Tungkir Raja tetap bersatu dan tidak ada sengketa maupun konflik di antara keturunannya.

Baca Juga :

Drs, Martua Situngkir Ak, sebagai Ketua Penasehat di Panitia  Bolahan Amak Tungkir Raja Tahun 2026 sekaligus Ketua Umum  DPP Raja Silahisabungan  Indonesia mengatakan Rumah Bolon ini merupakan warisan nilai tinggi kepada generasi muda  dan perlu  dipelihara sebagai alat pemersatu bagi semua pomparan khususnya generasi muda agar tetap bersatu dan kerja sama di era globalisasi ini terutama Penguatan nilai nilai luhur habatakon sebagai dasar Peradaban Batak. “ Pungkas nya


Drs, Martua Situngkir ,Ak / (Op, Abrham) memberikan arahan dan wejangan terkait pemugaran / Revitalisasi Rumah parsattian Situngkir 

Janner Situngkir, mengatakan bahwa kondisi Rumah Bolon tersebut sudah kurang lebih 30 tahun tidak mendapatkan perhatian yang semestinya. Menurutnya, berbagai upaya dan pertemuan sebelumnya telah dilakukan, namun belum menghasilkan kesepakatan yang dapat direalisasikan.

“Rumah Bolon ini sudah kurang lebih 30 tahun tidak mendapatkan perhatian. Sudah ada tiga kali pertemuan dalam kurun waktu tiga kali melewatkan Bolahan Amak Tungkir Raja, namun tak kunjung mendapatkan kesepakatan yang baik. Kali ini saya berharap dengan pertemuan ini akan segera dilakukan dan dieksekusi,” jelas Janner Situngkir.

Pertemuan yang membahas rencana revitalisasi tersebut dihadiri sejumlah unsur keluarga besar dan tokoh adat, di antaranya Penasehat Pesta Budaya Luhutan Bolon Bolahan Amak Tungkir Raja Tahun 2026 sekaligus Ketua Punguan Pomparan Raja Silahisabungan Se - Indonesia (Martua Situngkir)  didampingi oleh  Ketua Pesta Budaya Luhutan Bolon Bolahan Amak Tungkir Raja Tahun 2026 (Andel Silalahi Situngkir) Wakil Ketua 1 (Jarliman Situngkir) dan Wakil Ketua 2 (Janner Situngkir), Raja Turpuk (Amon Situngkir) serta beberapa natua-tua marga situngkir dan juga Boru, Bere/Ibebere Situngkir. Turut hadir pula Kapos Silalahi, Brigadir Agustinus Simbolon.


Dalam pertemuan tersebut, seluruh peserta menyambut baik rencana revitalisasi Rumah Bolon Parsattian. Kesepakatan dan dukungan yang muncul diharapkan menjadi langkah nyata untuk segera merealisasikan pemugaran bangunan yang memiliki nilai sejarah dan adat bagi pomparan Op. Tungkir Raja.

Baca Juga :

Revitalisasi Rumah Bolon ini diharapkan dapat menjadi simbol kebersamaan dan perekat hubungan kekeluargaan di antara seluruh pomparan Op. Tungkir Raja. Selain menjaga keberadaan peninggalan adat dan budaya, keberadaan Rumah Bolon juga diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat silaturahmi dan melestarikan nilai-nilai budaya Batak bagi generasi mendatang.

Dengan semangat kebersamaan menjelang Pesta Budaya Luhutan Bolon Bolahan Amak Tungkir Raja 2026, keluarga besar pomparan Op. Tungkir Raja berharap proses pemugaran dapat segera dilaksanakan secara bersama-sama, sehingga Rumah Bolon Parsattian kembali berdiri dan berfungsi sebagai salah satu simbol persatuan serta identitas keluarga besar pomparan Op. Tungkir Raja.




(Vin/)

Posting Komentar